Berita

PERESMIAN WILAYAH PELAYANAN BARU PERUMDA AIR MINUM TIRTA RAHARJA DI KECAMATAN MARGAASIH DAN MARGAHAYU OLEH BUPATI BANDUNG


Oleh Humas Perumda Air Minum Tirta Raharja 10 Jan 2023 | Dibaca : 364 Kali

Bupati Bandung H.M. Dadang Supriatna resmikan wilayah pelayanan baru Perumda Air Minum Tirta Raharja di Kecamatan Margaasih dan Margahayu Kabupaten Bandung, Senin (9/1/23).

Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Raharja H. Rudie Kusmayadi mengatakan, secara teknis, bahwa pihaknya sudah membuat jaringan distribusi utamanya itu untuk 12.000 sambungan rumah. Namun untuk menjangkau pelayanan sambungan ke rumah-rumah dilaksanakan secara bertahap. "Pada 2022 sampai 2023 ini baru mencapai 2.500 sambungan rumah. Direncanakan hingga 2024 mendatang, bisa melayani 12.000 sambungan rumah di wilayah Margaasih dan Margahayu," kata Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Raharja.

Perumda Air Minum Tirta Raharja sudah melayani 118.000 sambungan rumah di 3 (tiga) wilayah administrasi yaitu : Kabupaten Bandung, sebagian Kota Cimahi, dan sebagian Kabupaten Bandung Barat. "Di Kabupaten Bandung mencapai 90.000 sambungan rumah, dan sisanya di Kota Cimahi dan Kabupaten Bandung Barat. Di Kabupaten Bandung, ada penambahan dan rencananya di Margaasih dan Margahayu penambahan 12.000 sambungan rumah dan sudah terealisasi 2.500 sambungan rumah," tuturnya.  Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Raharja mengatakan, untuk menjangkau pelayanan sambungan rumah di Kecamatan Margaasih dan Margahayu itu, pihaknya telah menyiapkan atau membuat infrastruktur air minum dengan investasi sebesar Rp 13,5 miliar. Sumber pendanaan dari penyertaan modal pemerintah sebesar Rp 11 miliar dan juga modal Perumda Air Minum Tirta Raharja sebesar 2,5 miliar. Selain itu, untuk menjangkau sambungan ke wilayah Soreang, Kutawaringin dan Katapang, yang meliputi lima kecamatan dengan sumber air di kawasan Gambung, Kecamatan Pasirjambu.

Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Raharja mengatakan, pelayanan sambungan rumah di wilayah Margaasih dan Margahayu itu dengan sumber airnya dari sistem instalasi pengolahan Gambung, dengan jarak sekitar 14 km sehingga membutuhkan investasi yang cukup besar. "Kami akan mengembangkan pelayanan sambungan rumah di Margaasih dan Margahayu hingga 2024," katanya. Sejumlah warga pun mengaku bahagia dan mengucapkan terima kasih kepada Bupati Bandung dan Perumda Air Minum Tirta Raharja dengan tersedianya atau fasilitas air bersih di Kecamatan Margaasih dan Margahayu tersebut. Tersedianya air bersih itu sangat besar manfaatnya bagi masyarakat, khususnya rumah tangga. "Mohon program ini terus dilanjut. Supaya masyarakat yang belum merasakan air bersih, bisa merasakannya," katanya.

Bupati Bandung Dadang Supriatna sangat mengapresiasi dengan adanya peresmian wilayah pelayanan baru di Kecamatan Margaasih dan Margahayu yang dilaksanakan Perumda Air Minum Tirta Raharja Kabupaten Bandung. 

"Alhamdulillah dari target 12.000 sambungan rumah, baru terealisasi 2.500 sambungan rumah," kata Dadang Supriatna.

Menurutnya, untuk sambungan rumah baru di Kecamatan Margaasih dan Margahayu itu, dengan induknya di daerah Sadu, Soreang. Bupati Bandung berharap dalam waktu singkat atau tahun ini, dan paling lambat tahun depan, target sambungan rumah baru itu bisa terealisasi. "Untuk pelayanan sambungan rumah baru itu, bukan hanya di Margaasih dan Margahayu saja. Kita sedang memproyeksikan di wilayah lainnya, sehingga kebutuhan air masyarakat bisa tercukupi," ujar Bupati Bandung. 

Tahun 2023 ini, kata Dadang Supriatna, pihaknya menambah penyertaan modal yang digulirkan ke Perumda Air Minum Tirta Raharja Kabupaten Bandung sebesar Rp 20 miliar. Dengan adanya penambahan penyertaan modal itu, Bupati Bandung berharap kepada Perumda Air Minum Tirta Raharja bisa meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam kebutuhan pokok dasar air minum. Mengingat banyak permintaan dari masyarakat dalam sambungan rumah baru tersebut. Sehingga penambahan atau perluasan sambungan rumah baru bisa terus dikembangkan. 

"Mudah-mudahan dengan adanya penyertaan modal ini bisa meningkatkan dan membangkitkan semangat untuk terus melakukan langkah-langkah demi memenuhi kebutuhan air masyarakat Kabupaten Bandung," harap Bupati Bandung.

Bupati Bandung mengatakan Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Raharja memiliki peranan ganda, di satu sisi sebagai institusi berorientasi sosial untuk memberikan pelayanan publik. Namun di satu sisi lainnya, berorientasi ekonomi untuk mendapatkan profit atau keuntungan untuk bisa mendorong serta meningkatkan pendapatan kas daerah Kabupaten Bandung. Untuk itu, perlu adanya peningkatan kuantitas maupun kualitas dari Perumda Air Minum Tirta Raharja kepada masyarakat sebuah keharusan.

"Untuk itu saya menyambut baik dan mengucapkan terima kasih kepada Perumda Air Minum Tirta Raharja yang sudah berhasil mengembangkan pelayanan baru hingga ke tingkat Margaasih dan Margahayu," kata Bupati Bandung.

"Saya mengharapkan bukan hanya Margaasih dan Margahayu saja, tapi daerah lain perlu diperhatikan, seperti Soreang, Banjaran, Bojongsoang, Majalaya, Rancaekek, Cileunyi dan daerah lainnya," harap Dadang Supriatna.

Bupati Bandung juga berharap kepada pihak Perumda untuk kerjasama dengan pihak lain, supaya kebutuhan air masyarakat bisa tercukupi.